Tips Desain Rumah Bali yang Unik dan Menawan

by
No comments
pmsmvj2

Sejarah Desain Rumah Bali


desain rumah bali

Desain rumah Bali memiliki sejarah yang sangat panjang. Sebenarnya, rumah tradisional Bali diperkirakan telah ada sejak zaman Hindu-Buddha di Indonesia, sekitar 2000 tahun yang lalu. Seiring dengan perkembangan zaman, desain rumah Bali mengalami perubahan dan pengembangan yang signifikan.

Pada awalnya, desain rumah Bali dibuat dengan bahan-bahan alami seperti kayu dan bambu. Selain itu, bahan alam seperti daun kelapa juga digunakan sebagai atap rumah. Bentuk rumah Bali pada masa awalnya masih sederhana, dengan ukuran yang kecil dan hanya memiliki satu lantai.

Pada masa Kerajaan Bali, yaitu pada abad ke-14 hingga abad ke-17, desain rumah Bali mengalami perkembangan yang signifikan. Saat itu, rumah tradisional Bali dibuat dengan lebih besar dan memiliki beberapa lantai. Material yang digunakan juga semakin berkualitas dan hal ini dapat dilihat dari adanya penggunaan batu bata dan genteng sebagai bahan bangunan.

Pada abad ke-19, desain rumah Bali mengalami perubahan lagi. Kali ini adalah pengaruh dari budaya China dan Eropa yang mempengaruhi desain rumah Bali. Pengaruh dari budaya China dapat dilihat dari adanya penggunaan hiasan-hiasan ornamen yang banyak dijumpai pada rumah Bali. Sedangkan pengaruh dari budaya Eropa dapat dilihat dari adanya penambahan jendela dan pintu kaca pada rumah tradisional Bali.

Pada masa modern, desain rumah Bali semakin berkembang dan menjadi lebih menarik. Bahkan, desain rumah Bali sering dijadikan inspirasi dalam pembuatan bangunan-bangunan modern seperti villa, hotel, dan resort di Bali. Desain rumah Bali memiliki ciri khas yang unik seperti bentuk atap yang melengkung dan ornamen yang indah pada dinding-dinding rumah.

Kesimpulannya, sejarah panjang desain rumah Bali membuat desain rumah ini menjadi kaya dengan nilai sejarah dan budaya. Pada akhirnya, desain rumah Bali menjadi salah satu ciri khas dari Pulau Dewata yang tidak akan lekang oleh waktu.

Ciri Khas Desain Rumah Bali


desain rumah bali

Desain rumah Bali memiliki ciri khas yang unik dan kental dengan unsur kebudayaan Bali. Rumah Bali menjadi daya tarik tersendiri bagi turis yang berkunjung ke Bali maupun bagi penduduk Bali sendiri. Berikut ini adalah ciri khas dari desain rumah Bali:

1. Pemanfaatan Alam Sebagai Bagian Dari Desain Rumah Bali

pemanfaatan alam sebagai bagian dari desain rumah bali

Desain rumah Bali mengedepankan keindahan dan keberlangsungan alam. Hal ini tercermin dari pemanfaatan alam sebagai bagian dari keindahan desain rumah Bali. Biasanya, rumah Bali memiliki hijauan seperti tumbuhan yang ditanam di beberapa sudut rumah. Selain itu, beberapa elemen alam yang ditemukan di sekitar rumah seperti batu dan kayu yang dijadikan bagian dari ornamen atau aksesoris rumah Bali.

2. Penggunaan Atap Alang-Alang

penggunaan atap alang-alang

Salah satu ciri khas desain rumah Bali yang paling terkenal adalah penggunaan atap alang-alang. Selain memberikan kesan tradisional Bali yang kental, atap alang-alang juga mampu memberikan kenyamanan dan pendinginan di dalam rumah. Selain itu, atap alang-alang menjadi identitas arsitektur Bali yang membuatnya tersohor di seluruh dunia.

3. Interior Menerapkan Konsep Terbuka

interior menerapkan konsep terbuka

Desain rumah Bali menerapkan konsep terbuka baik pada bagian luar maupun interior atau ruang dalam rumah. Konsep terbuka tersebut memungkinkan sinar matahari dan udara segar masuk ke dalam rumah. Selain itu, terdapat pula balkon / teras yang menjadi tempat untuk menikmati alam sekitar rumah dan menjalin interaksi sosial dengan klien.

4. Ornamen Bali

ornamen bali

Desain rumah Bali memiliki ornamen khas Bali yang menghiasi setiap sudut rumah. Ornamen Bali biasanya terbuat dari kayu, batu atau bahan alami lainnya. Bentuk ornamen tersebut juga beragam seperti patung, dan hiasan ukuran besar dengan detail dan corak tradisional Bali. Ornamen tersebut akan membuat rumah Bali terlihat lebih artistik dan indah.

5. Fungsi Rumah yang Fleksibel

fungsi rumah yang fleksibel

Desain rumah Bali memiliki fungsi ruangan yang fleksibel sehingga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan. Biasanya, rumah Bali memiliki ruangan yang dapat berfungsi sebagai ruang keluarga, ruang makan,ruang tamu, dan ruang tidur pada saat yang sama. Hal ini memungkinkan rumah Bali untuk dijadikan sebagai tempat untuk berkumpul atau bahkan seminar, rapat, acara formal dan lain-lain.

6. Konsep Rumah Mandala

konsep rumah mandala

Desain rumah Bali menggabungkan konsep rumah mandala sebagai representasi dari filosofi kehidupan Bali. Rumah mandala dapat terlihat dari pola dan bentuk tata letak bangunan yang berbentuk lingkaran atau setengah lingkaran yang menghadap ke pusat halaman atau ke taman yang terbuka. Hal ini melambangkan kesatuan dalam kehidupan sehingga membawa keseimbangan dan kedamaian dalam hidup.

Dalam keseluruhan, Desain rumah Bali memadukan keunikan tradisional Bali dengan keindahan alam, filosofis, dan ornamentik yang terlihat pada ciri khasnya. Hal ini menjadikan rumah Bali sebagai sebuah rumah yang memiliki konsep dan karakteristik tersendiri.

Bentuk-Bentuk Desain Rumah Bali

bentuk-bentuk desain rumah bali

Desain rumah Bali terkenal dengan keindahan dan keunikan arsitekturnya. Ada beberapa bentuk desain rumah Bali yang dapat dijumpai di pulau dewata tersebut, antara lain:

Joglo

joglo

Joglo adalah bentuk rumah tradisional Jawa yang kemudian berkembang menjadi rumah tradisional Bali. Ciri khas dari rumah Joglo adalah atap limas yang menonjol ke atas disertai dengan ornamen dekoratif di bagian atap. Pada masa lampau, rumah Joglo hanya dimiliki oleh keluarga bangsawan atau raja karena dianggap sebagai tanda kemakmuran dan kemewahan. Seiring dengan perkembangan zaman, kini rumah Joglo dapat dimiliki oleh siapa saja.

Limasan

limasan

Limasan adalah bentuk rumah tradisional Jawa yang juga dikenal di Bali. Rumah ini menggunakan atap limas yang sama seperti rumah Joglo, namun memiliki tambahan atap penutup di sisi-sisi rumah. Konon, bentuk rumah ini didesain untuk membuat penghuninya merasa nyaman dan aman terhadap cuaca yang ekstrem di pulau Bali.

Gladak

gladak

Gladak merupakan rumah tradisional yang digunakan oleh masyarakat desa di Bali. Rumah ini dibangun dengan dinding dan pintu kayu serta atap jerami yang terbuat dari ilalang atau alang-alang. Gladak umumnya memiliki bagian depan yang dapat digunakan sebagai tempat berkumpul atau tempat menjamu tamu. Bentuk rumah Gladak bisa sedikit berbeda-beda tergantung dari daerah atau kebutuhan penghuninya.

Balinese Modern

balinese modern

Berbeda dengan bentuk rumah tradisional Bali yang kental dengan nuansa klasik, rumah Balinese Modern didesain dengan sentuhan modern dan minimalis. Namun, khas dari desain rumah ini masih menampilkan unsur ornamen Bali yang khas seperti ukiran kayu, patung, dan aksen warna dominan putih dan cokelat. Rumah Balinese Modern lebih cocok untuk kalangan muda yang ingin memiliki rumah di Bali dengan nuansa Bali yang modern namun tetap terasa tradisional.

Material yang Digunakan pada Desain Rumah Bali


material yang digunakan pada desain rumah bali

Desain rumah Bali memiliki ciri khas yang unik dan menarik. Salah satu hal yang membedakan desain rumah Bali dengan desain rumah lainnya adalah material yang digunakan. Rumah Bali biasanya dibangun dengan kayu dan batu sebagai bahan material utama. Material tersebut dipadukan dengan ornamen Bali yang khas dan membuat rumah menjadi lebih elegan dan indah.

Kayu dan batu dipilih sebagai bahan material karena ketersediaannya yang melimpah di Bali serta kekokohan dan keindahan yang dimilikinya. Kayu seperti jati, merbau, dan ulin sering digunakan sebagai material pada dinding, tiang, lantai, ataupun plafon. Kayu tersebut memiliki daya tahan yang baik terhadap cuaca dan tahan lama sehingga dapat membantu menyeimbangkan kelembapan ruangan. Selain itu, kayu juga memberikan kesan tradisional dan alami pada rumah.

Selain kayu, batu juga menjadi salah satu bahan material utama pada desain rumah Bali. Batu-batu alam seperti batu kali dan batu padas sering digunakan sebagai material untuk pelapis dinding dan lantai. Batu memiliki tekstur yang kasar dan memberikan kesan natural yang elegan pada rumah. Kombinasi antara kayu dan batu memberikan kesan harmoni alami yang sangat cocok untuk desain rumah Bali yang kaya akan budaya dan tradisi.

Tidak hanya kayu dan batu, material lain seperti bambu juga sering digunakan pada desain rumah Bali. Bambu digunakan sebagai pagar, kursi, meja, ataupun bingkai jendela. Selain memberikan kesan tradisional, bambu juga menghasilkan nuansa yang harmonis dengan lingkungan sekitar. Seringkali, jenis material yang digunakan pada desain rumah Bali tergantung pada lokasi dan suasana lingkungan di sekitar rumah.

Untuk keseluruhan, desain rumah Bali menggunakan material yang berasal dari alam dan dapat membantu menjaga kualitas lingkungan di sekitar rumah. Material-material tersebut memberikan kesan alami, tradisional, dan elegan pada rumah. Kombinasi antara kayu, batu, dan bambu menciptakan kesan harmoni yang selaras dengan filosofi Bali yaitu Tri Hita Karana, yang artinya keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan alam.

Penerapan Desain Rumah Bali pada Properti Kontemporer


desain rumah bali

Desain rumah Bali menjadi salah satu pilihan yang kian diminati di kalangan masyarakat Indonesia. Tak hanya terkenal dengan pantai-pantainya yang memukau, Bali juga dikenal dengan desain arsitekturnya yang unik dan indah. Tak heran jika banyak orang yang mengidamkan memiliki rumah bergaya Bali.

Desain rumah Bali yang kaya akan rincian dan detailnya berakar dari budaya Bali yang kaya akan seni dan tradisi. Namun, apakah desain rumah Bali hanya cocok untuk properti dengan konsep Bali traditional saja? Tentu saja tidak. Desain rumah Bali dapat diaplikasikan pada rumah kontemporer untuk memberikan kesan natural dan tradisional Bali.

Meskipun rumah kontemporer didesain dengan gaya modern, namun tetap mempertimbangkan unsur alam dan keberlanjutan lingkungan. Konsep ini dapat menambahkan nuansa rumah Bali yang unik dan menawan. Ide-ide desain rumah Bali yang dapat diaplikasikan pada properti kontemporer, antara lain:

Rumah Minimalis dengan Sentuhan Bali


rumah minimalis dengan sentuhan bali

Penampilan rumah minimalis yang simpel dan sederhana dapat dilengkapi dengan beberapa dekorasi aksesori Bali untuk menambahkan keindahan dan suasana yang berbeda. Rancangan dengan balok kayu, ornamen Bali, dan beberapa lukisan atau ukiran bali dapat menambahkan nuansa Bali pada rumah kontemporer.

Cat Bali yang Khas


cat bali yang khas

Warna cat yang digunakan untuk rumah kontemporer biasanya terlihat plain dan monoton. Namun, warna cat dengan gaya Bali khas seperti putih, coklat, dan nuansa kayu dapat memberikan kesan alami, tradisional, dan tenang.

Material Alam


material alam

Material alami seperti kayu, batu alam dan bambu dapat menambahkan kesan alami dan tenang pada rumah kontemporer. Penggunaan material alami dapat menciptakan keseimbangan dan kenyaliban pada rumah. Hal ini juga dapat membawa kedamaian dan kesejukan alam Bali pada rumah Anda.

Pencahayaan


pencahayaan

Pencahayaan juga merupakan faktor penting dalam desain rumah Bali. Padukan pencahayaan alami dari matahari dan lampu-lampu kecil yang tersembunyi di permukaan kayu, bisa memberikan sentuhan tradisional dan warm, mengingat Bali lebih banyak menggunakan sumber cahaya alami.

Kombinasi Bali-Modern


kombinasi bali-modern

Jika Anda ingin mendapatkan sentuhan Bali pada rumah kontemporer, carilah cara yang menampilkan konsep rumah Bali dengan ciri khas modern. Satu hal yang dapat diperhatikan adalah, penggunaan furnitur dan dekorasi klasik Bali diletakkan pada area yang memiliki tampilan modern. Misalnya,Meja kayu Bali pada interior kamar tidur dengan pintu kaca, bisa memberikan kesan unik dan seimbang.

Penambahan desain rumah Bali pada properti kontemporer dapat memberikan tampilan yang unik dan menawan. Hal ini juga memberikan kesan kedamaian dan kesejukan pada penghuninya. Jangan takut untuk mencoba menambahkan unsur Bali pada desain rumah Anda.