5 Penyebab Atau Faktor Risiko Serangan Jantung, Banyak Penderitanya Yang Tak Sadar

  • Whatsapp
images 2021 02 05t191639.551

Bukan rahasia lagi bagi siapa pun bahwa merokok, diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, dan gaya hidup yang tidak banyak bergerak adalah penyebab atau faktor risiko serangan jantung.

Tanpa disadari, ada banyak penyebab lain yang bisa memicu terjadinya serangan jantung.

Bacaan Lainnya

Ahli jantung Stephen Nissen juga mengatakan bahwa ada banyak kondisi lain yang bisa memicu serangan jantung.

Advertisements

Berikut berbagai faktor risiko serangan jantung yang jarang tercapai:

1. Emosi

Emosi sangat kuat Penelitian menunjukkan bahwa kemarahan dan kesedihan yang ekstrim terkadang dapat menyebabkan serangan jantung. Pasalnya, emosi yang kuat dapat menyebabkan peningkatan detak jantung dan tekanan darah secara tiba-tiba. Karena begitu banyak dari kita mengalami perasaan ini sepanjang hidup kita, perasaan itu cenderung berdampak negatif pada orang yang sudah berisiko mengalami serangan jantung.

2. Aktivitas fisik yang berlebihan

Aktivitas fisik yang berat dan tiba-tiba bisa memicu serangan jantung pada orang yang kurang fit. Misalnya, bermain futsal atau bola basket mungkin tampak tidak berbahaya. Namun, bagi orang yang tidak terbiasa berolahraga, aktivitas ini dapat memperburuk kinerja jantung dan meningkatkan risiko serangan jantung.

Advertisements

3. Suhu sangat dingin

Suhu dingin dapat menyebabkan arteri mengerut, yang dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah secara tiba-tiba. Jika dikombinasikan dengan aktivitas fisik yang sangat tinggi, dapat meningkatkan kinerja jantung.

4. Terlalu banyak makan

Makan terlalu banyak terkadang bisa memicu serangan jantung. Hal ini mungkin terjadi karena makan dapat mengalihkan darah dari jantung dan mendorongnya ke dalam sistem pencernaan.

Jika makanan yang masuk ke dalam tubuh terlalu berat dapat memicu terjadinya serangan jantung. Inilah mengapa kami merekomendasikan untuk membatasi asupan kalori Anda dan menghindari makan berlebihan.

Advertisements

5. Kondisi medis lainnya

Penyakit tertentu yang tampaknya tidak berhubungan dengan jantung juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung mendadak. Berbagai penyakit yang dapat menyebabkan risiko serangan jantung meliputi:

  • Penyakit radang, seperti rheumatoid arthritis, lupus, dan penyakit lain yang dapat menyebabkan vaskulitis.
  • Preeklamsia yang meningkatkan tekanan darah.
  • Diabetes gestasional, yang sangat meningkatkan risiko serangan jantung
  • Apnea tidur, yang menyebabkan penyakit jantung parah, meningkatkan risiko serangan jantung hingga 30 persen selama lima tahun.
  • Kanker payudara kiri termasuk paparan sebelumnya ke dada yang dapat merusak jantung.

Itulah beberapa penyebab atau faktor risiko serangan jantung, yang sering tidak disadari para penderita penyakit jantung tersebut.

Advertisements

Pos terkait