Sering Buang Air Kecil? Ini Penyebab Dan Cara Mengatasinya

  • Whatsapp
images 2021 01 30t230445.148

PortalKota, Jakarta – Apakah kamu sering buang air kecil? Atau air seni keluar secara tidak sengaja. Jika iya, berarti ada gejala Overactive Bladder atau OAB di kandung kemih Anda. Lalu apa itu OAB dan apa penyebabnya?

Penyebab Sering Buat Air Kecil

Penyebab utamanya adalah pada kandung kemih yang terlalu aktif, terjadi kesalahan pengiriman sinyal antara otak dan kandung kemih.

Bacaan Lainnya

Otot kandung kemih berkontraksi terlalu dini padahal kandung kemih tidak penuh. Kontraksi ini memicu perasaan ingin buang air kecil lebih sering dari biasanya. , ”Ujar Dr. Harrina E Rahardjo, Sp. U (K), Phd., Melalui Webinar Kesehatan yang diselenggarakan oleh Manajemen Siloam Hospitals Asri dengan tema“ Jangan Meremehkan, Wanita Sering “Kencing” atau “Beser”, Kamis (28/1/2021), di Jakarta Selatan.

Dalam paparannya, Herina menjelaskan, ginjal berfungsi menyaring darah dan memproduksi urine. Urine yang terbentuk kemudian di alirkan ke kandung kemih sebagai penyimpanan sementara.

Di ujung kandung kemih, ada sfingter (otot berbentuk cincin) yang menahan urin agar tidak keluar. “Biasanya, saat kandung kemih mulai terisi, otak akan mengirimkan sinyal ke saraf kandung kemih untuk segera buang air kecil.

Otot kandung kemih berkontraksi (meremas), sfingter terbuka, dan akhirnya urine keluar saat proses buang air kecil,” ujarnya. ditambahkan.

Ia mengatakan, ada sejumlah kondisi yang menyebabkan kandung kemih terlalu aktif. Pertama, gangguan saraf, akibat stroke atau multiple sclerosis.

Kedua, infeksi saluran kemih dengan gejala yang mirip dengan kandung kemih yang terlalu aktif. Ketiga, perubahan hormonal selama menopause. Keempat, kerusakan saraf akibat diabetes. Kelima, adanya tumor atau batu di kandung kemih.

Keenam, pembesaran prostat, sembelit, atau efek samping pembedahan serta konsumsi obat-obatan yang meningkatkan produksi urine. “Mengkonsumsi alkohol dan kafein atau penurunan fungsi kandung kemih seiring bertambahnya usia,” kata Harrina.

Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil

Konsultasi Dokter dan Terapi Solusi OAB

Kandung kemih yang terlalu aktif atau OAB adalah kelainan dan sering terjadi pada orang tua. Namun, ini tidak berarti bahwa itu harus dianggap masuk akal. Jika gejala yang Anda alami mulai mengganggu keseharian Anda, Harrina menganjurkan segera memeriksakan diri ke dokter untuk konsultasi penyembuhan.

“Dari segi pengobatan bisa melalui pemberian obat setelah ditemukan OAB, penggunaan terapi dan alatnya. Misalnya penanganan latihan otot dasar panggul dan stimulasi saraf,” kata Harrina.

Secara spesifik, penanganan OAB dapat dilakukan dalam beberapa langkah. Seperti riwayat dan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan tambahan, seperti pemeriksaan urine, catatan diary urinary (aplikasi di playstore android), kuisioner simptomatik, sisa Past Void. Pemeriksaan radiologi yaitu USG.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati, oleh karena itu dengan terapi perilaku gaya hidup yang disertai dengan mengurangi konsumsi kafein, menjaga berat badan, berolahraga atau berolahraga dan berhenti merokok merupakan langkah yang ideal,” kata Harrina.

Pos terkait