Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk, Indonesia Minta Bantuan ke China dan Singapura

  • Whatsapp
lonjakan kasus covid 19 di kota batam 20210528 212702
Pasien Covid-19 tiba di Asrama Haji Kota Batam, Kepulauan Riau, untuk menjalani karantina, Jumat (28/5/2021). Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam mencapai 8.752 orang, dengan perincian pasien sembuh 7.629 orang, meninggal 184 orang, dan dalam perawatan 939 orang. Tribun Batam/Argianto DA Nugroho

PortalKotaKasus positif Covid-19 harian di Indonesia terus meningkat. Setiap hari tercipta rekor baru. Pada Selasa (6/7) kemarin kasus baru bertambah 31.189. Penambahan kasus baru ini merupakan yang tertinggi selama pandemi Covid-19 melanda Tanah Air.

Jumlah ini memecahkan rekor sebelumnya pada 5 Juli 2021 sebanyak 29.745 kasus dalam sehari.

Bacaan Lainnya

Dengan pertambahan kasus kemarin, sudah ada sebanyak 2.345.018 kasus Covid-19 di Indonesia, dengan jumlah kasus aktif sebanyak 324.597 orang.

Sementara, jumlah yang meninggal kemarin bertambah 728 orang, sehingga total sudah sebanyak 61.868 orang tutup usia lantaran Covid-19.

Terus bertambahnya kasus positif harian ini membuat pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah antisipasi selanjutnya.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah telah siap apabila kasus positif Covid-19 menyentuh angka 40 ribu orang per hari.

Menurut Luhut, segala fasilitas pendukung seperti rumah sakit, oksigen, hingga obat-obatan sudah dipersiapkan.

“Angka ini bisa akan terus naik. Sampai hari kemarin 29 ribu, bisa saja bisa sampai 40 ribu atau lebih. Skenario menghadapi itu tadi sudah kita lakukan, baik itu mengenai obat, oksigen, maupun rumah sakit,” kata luhut dalam keterangan pers secara virtual, Selasa (6/7/2021).

Luhut mengatakan, pemerintah juga sudah menjalin kerja sama dengan Singapura, China, dan Amerika Serikat untuk menyiapkan langkah antisipasi.

”Kalau ada yang bilang perlu bantuan dari luar, kita juga sudah komunikasi dengan Singapura, dengan Tiongkok, dan sumber-sumber lain,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga terus memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pemerintah hendak menekan mobilitas masyarakat guna menekan potensi penularan virus corona.

Luhut menyampaikan mobilitas masyarakat perlu dikurangi setidaknya hingga 30 persen untuk menekan penularan. Pemerintah melipatgandakan target untuk melandaikan angka kasus Covid-19.

”Kita berharap kalau bisa minggu ini kita 50 persen, saya kira minggu depan kita akan mulai lihat flattening. Kemudian, kita lihat akan secara perlahan dia mulai menurun,” ujarnya.

Terkait isu kelangkaan oksigen yang terjadi di sejumlah rumah sakit selama PPKM Darurat Jawa-Bali, Luhut menegaskan telah mengumpulkan oksigen dari berbagai sumber.

Bahkan 100 persen oksigen dari industri akan dialihkan untuk mengatasi hal ini hingga 2 minggu ke depan.

“Tiga hari terakhir kami mobilisasi, ambil dari mana-mana. Ada dari Morowali 21 tank dan kemarin sudah sampai di Jakarta dan hari ini sudah didistribusi, ada di Tanjung Priok sekarang.”

“Kemudian juga oksigen dari Cilegon, oksigen di Batam, dan sekarang kita arahkan 100 persen oksigen dari industri untuk membantu dulu kesehatan karena kita lihat 2 minggu ke depan,” tambah Luhut.

Skenario lain yang dipersiapkan yakni rumah sakit darurat yang juga dilengkapi dengan ICU seperti salahnya satunya di Asrama Haji Pondok Gede.

“Kita sudah hitung worst case scenario. Saya kira Menkes sudah menyiapkan seperti ICU, misalnya Rumah Sakit Asrama Haji di Pondok Gede. Kemarin Presiden sudah meninjau dalam 2 hari ke depan siap dan akan bisa tampung lebih 800 pasien,” ungkap Luhut.

”TNI dan Polri juga sudah menggelar dari rumah sakit mereka yang mereka punya di Jakarta maupun nanti di Surabaya. Semua kekuatan kita kerahkan,” katanya.

Terakhir, Luhut juga menyampaikan agar tidak menganggap pemerintah Indonesia tidak mampu menangani pandemi.

Sebab, menurut Luhut, skenario apabila kasus harian melonjak hingga 60 ribu per hari sudah disiapkan.

”Jangan ada yang underestimate Indonesia enggak bisa mengatasi masalah. Kalau sampai kasus ini 40 ribu-50 ribu [per hari], kita tentu akan buat skenario supaya …yang nanti kita akan minta tolong dan kita sudah approach itu semua,” jelasnya.

“Oksigen sampai hari ini kami hitung dibuat skenario bisa sampai 5 ribu dan paling jelek kita sudah bikin sampai 50 ribu sampai 60 ribu kasus per hari,” tutupnya.

RS Darurat

Terkait pendirian rumah sakit darurat Covid-19 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Presiden Joko Widodo sudah melakukan peninjauan lapangan pada Senin (5/7/2021).

Jokowi mengatakan, rumah sakit darurat ini bisa menampung hingga hampir seribu orang pasien.

Rumah sakit ini dipersiapkan untuk menampung pasien dari DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Saya sengaja bersama-sama dengan Pak Menteri Kesehatan dan juga Pak Menteri PU meninjau persiapan Asrama Wisma Haji di Pondok Gede untuk kita siapkan menjadi rumah sakit bagi penanganan covid,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis, Selasa (6/7).

Asrama Haji Pondok Gede disulap jadi rumah sakit dadakan menyusul ketersediaan tempat tidur yang kian menipis.

Rumah sakit ini disiapkan dengan 900 tempat tidur isolasi. Tempat ini juga dilengkapi dengan 50 tempat tidur ICU dan 40 tempat tidur HCU.

Jokowi sudah memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengebut pembangunan rumah sakit darurat itu. Ia menargetkan Asrama Haji Pondok Gede bisa menampung pasien Covid-19 mulai pekan ini.

”Saya tadi sudah perintahkan agar dalam dua hari ini bisa diselesaikan sehingga nantinya hari Kamis (7/7) kita harapkan sudah bisa dipakai dan dioperasikan,” tuturnya.

Selain itu pemerintah juga menyiapkan sejumlah lokasi isolasi pasien Covid-19 di DKI Jakarta. Misalnya, Rumah Susun Nagrak dijadikan tempat isolasi dengan 2.273 tempat tidur.

Rumah Susun Pasar Rumput juga disulap menjadi lokasi isolasi dengan 3.986 tempat tidur.

Selain itu pemerintah juga menambah kapasitas Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet. Pemerintah menyediakan 1.200 tempat tidur baru untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.(tribun network/fik/dod)

Sumber: Tribunnews.com

Pos terkait