Sindir Para Pembully Penghafal Quran, Rocky Gerung Bikin Aksi Tutup Kuping saat Dengar Pidato Jokowi

  • Whatsapp
rocky gerung menutup telingannya saat mendengarkan pidato presiden joko widodo

PortalKotaPengamat Politik Rocky Gerung kembali menyita perhatian setelah muncul video dirinya menirukan aksi para santri penghafal Alquran yang menutup telinga lantaran tak mau mendengarkan musik.

Aksi menutup telinga para santri tersebut dilakukan saat mereka menjalani vaksinasi Covid-19, dengan tujuan agar tidak mengganggu hafalan Alquran.

Bacaan Lainnya

Namun, sejumlah pihak berkomentar miring atas apa yang dilakukan para santri tersebut.

Bahkan, sampai ada yang menyebutnya santri itu sebagai teroris, ISIS hingga korban salah asuh.

Sejumlah tokoh Islam bahkan angkat bicara terkait bullyan serta tuduhan yang dilayangkan terhadap para santri tersebut.

Di sisi lain, Rocky Gerung mengambil momentum untuk menyindir orang-orang yang telah menghujat para santri penghafal Alquran yang enggan mendengarkan musik.

Rocky melakukan aksi tutup telinga, dengan background suara pidato presiden Joko Widodo yang sedang menjelaskan soal jumlah uang para pengusaha Indonesia di luar negeri yang ia kantongi sebanyak Rp11 ribu triliun lebih.

Aksi Rocky tersebut mengundang perhatian publik hingga #GerakanTutupKuping menjadi trending topik.

Sejumlah orang juga melakukan parodi yang sama, yakni dengan membuat gerakan menutup telinga sambil memutar suara pidato presiden Jokowi.

Diberitakan sebelumnya, viralnya video puluhan santri tengah menutup kuping ketika tengah menunggu giliran vaksinasi covid-19 menuai sorotan masyarakat.

Video berdurasi berdurasi 23 detik itu pun beredar luas dan viral di media sosial.

Beragam tanggapan dituliskan masyarakat terkait alasan para santri menutup kuping yang diduga karena tak ingin mendengarkan musik yang disetel penyelenggara vaksin.

“Masya Allah santri kami sedang antre untuk vaksin, Qodarullah.. di tempat vaksin ini ada musik, maka lihat para santri menutup kuping mereka agar kuping mereka tidak mendengar musik ini,” ungkap seorang perekam video.

Video pun diunggah ulang oleh akun Twitter @David_Wijaya03 pada Minggu (12/9/2021) malam.
Dalam postingannya, David menyebut sikap para santri tersebut sangat berlebihan.

Menurutnya, aksi para santri itu tak berbeda dengan Taliban, ISIS, Al Qaeda dan Wahabi Takfiri.

“Ada yang tahu ini dari santri mana? Lebay banget sampai menutup kupingnya. Indoktrinasi mengharamkan musik ini gak beda jauh dengan Taliban, ISIS, Al Qaeda & Wahabi Takfiri,” tulis David dalam postingannya pada Minggu (12/9/2021).

Sejumlah warganet lain malah ada yang menyebut tindakan para santri itu radikal.

Selain itu, Deddy Corbuzier dan Diaz Hendropriyono, politisi yang sedang menjabat sebagai Staf Khusus Presiden, tengah menuai sorotan lantaran berkomentar soal video para santri penghafal Al Quran yang sedang antret vaksin.

Lewat video para santri menghafal Al Quran yang diunggah pada Senin (13/9/2021) itu Diaz menyebut para santri itu mendapatkan pendidikan yang salah.

“Sementara itu.. Kasihan dari kecil sudah diberikan pendidikan yang salah. There’s nothing wrong to have a bit of fun! ” tulis Diaz Hendropriyono sebagai caption.

Dari unggahan itu pula, Deddy Corbuzier turut nimbrung dan berkomentar.

“Mungkin mereka lagi pakai airpod. Terganggu.. ye kaann,” imbuh Deddy Corbuzier menambahi komentar untuk video para santri tersebut.

Sementara itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring menyayangkan adanya bullying terhadap para santri dalam video itu.

Ia menjelaskan, dalam menghafal Alquran, seorang santri membutuhkan konsentrasi tinggi.

Bahkan, dia tidak memungkiri, guru melarang santri mendengarkan musik atau menonton film agar santri bisa berkonsentrasi menghafal Alquran.

“Seorang penghafal Al-Qur’an (hafidz) cerita, pernah sekali nonton film Kungfu, akibatnya hafalannya hilang 1 juz. Menghafal Al-Qur’an itu butuh perhatian dan konsentrasi tinggi,” tulisnya di Twitter, Rabu (15/9/2021).

Tifatul meminta kepada pihak yang disebutnya buzzer, agar minimal menghormati firman Tuhan meskipun mereka tidak mengerti apa tujuan santri penghafal Alquran itu menutup telinga.

“Meski buzzeRp nggak ngerti, paling tdk hormati pemelihara Firman Allah swt,” imbuhnya

Sumber: Tribunnews.com

Pos terkait