DAFTAR Relawan Jokowi yang Diangkat jadi Komisaris BUMN: Fadjroel Rachman, Ulin Yusron, Abdee Slank

  • Whatsapp
kampanye jokowi di karawang 20190409 185552

PortalKotaNama Abdi Negara Nurdin atau yang dikenal publik Abdee Slank menjadi bahan pembicaraan, beberapa hari terakhir.

Tak lain setelah Menteri BUMN, Erick Thohir menunjuk gitaris band Slank itu menjadi Komisaris Telkom.

Bacaan Lainnya

Selama ini, Abdee Slank dikenal sebagai salah satu pendukung atau relawan Joko Widodo (Jokowi) saat maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

Advertisements

Namun Abdee Slank tak sendiri. Ada sejumlah nama pendukung atau relawan Jokowi lainnya yang diangkat menjadi komisaris di salah satu perusahaan atau anak-cucu perusahaan BUMN.

Siapa saja?

Inilah daftar relawan atau pendukung Jokowi yang diangkat menjadi komisaris BUMN sebagaimana dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber:

Advertisements

1. Basuki Tjahaja Purnama

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diangkat menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sejak tanggal 22 November 2019.

Sebelumnya, Ahok adalah Waki Gubernur DKI Jakarta (2012) mendampingi Jokowi yang menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Advertisements

Pada Pilpres 2019, Ahok resmi mendukung Jokowi setelah bergabung menjadi kader PDIP.

2. Fadjroel Rachman

Selama ini, Fadjroel Rachman dikenal sebagai Juru Bicara Presiden Jokowi.

Advertisements

Namun, ia juga memiliki jabatan lain sebagai Komisaris di PT Waskita Karya Tbk per Juni 2020.

Sebelumnya, Fadjroel Rachman menjabat sebagai Komisaris Utama Adhi Karya selama 2015-2019.

Saat Pilpres 2014, dia sempat menjadi relawan pemenangan Jokowi.

Advertisements
presiden kspsi andi gani nena wea
presiden kspsi andi gani nena wea (dok. kspsi)

3. Andi Gani Nena Wea

Andi Gani Nena Wea dikenal sebagai Konfederasi Buruh ASEAN dan menjabat juga sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Di sisi lain, ia juga dikenal dekat dengan Jokowi sejak Presiden merintis karier politik dari Solo sebagai Wali Kota Solo.

Advertisements

Kemudian, secara aktif Andi Gani turut menggalang dukungan buruh saat Jokowi maju menjadi Gubernur DKI Jakarta dan Pilpres selama 2 periode.

Kini, Andi Gani Nena Wea diangkat menjadi Komisaris Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk pada Juni 2020.

4. Ulin Ni’am Yusron

Advertisements

Ulin Ni’am Yusron ditunjuk sebagai komisaris independen di PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Selama ini, Ulin Yusron dikenal sebagai satu di antara pegiat media sosial (medsos).

Pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019, Ulin juga dikenal sebagai relawan Jokowi.

Advertisements

Dia berkontribusi besar dalam kampanye Jokowi di ranah udara.

5. Eko Sulistyo

Nama relawan Jokowi lainnya yang ikut diangkat menjadi komisaris adalah Eko Sulistyo.

Advertisements

Eko Sulistyo ditunjuk sebagai Komisaris PLN pada 9 Oktober 2020.

Sebelum menjadi komisaris, Eko pernah menjabat sebagai Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan pada periode 2014-2019.

Kedekatan Eko Sulistyo terjalin sejak Jokowi menjadi Wali Kota Solo, termasuk menjadi timses di sejumlah pemilihan yang diikuti Jokowi.

Advertisements

Sebelum masuk menjadi timses Jokowi, Eko adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Solo 2003-2008.

6. Dudy Purwagandhi

Relawan Jokowi lainnya yang diangkat menjadi komisaris di PLN adalah Dudy Purwagandhi.

Advertisements

Dari rekam jejaknya, Dudy Purwagandhi pernah menjabat sebagai wakil bendahara III TKN Jokowi-Ma’ruf Amin di gelaran Pilpres 2019.

dyah kartika rini
dyah kartika rini (facebook/dyah kartika rini)

7. Dyah Kartika Rini

Pada Oktober 2020, Dyah Kartika Rini diangkat menjadi Komisaris Independen PT Jasa Raharja (Persero).

Advertisements

Ia juga merupakan sosok yang berkontribusi pada pemenangan Jokowi pada Pilpres dan Pilgub DKI Jakarta.

Dyah Kartika Rini mendirikan Jasmev yang merupakan akronim Jokowi Ahok Social Media Volunteer yang membantu pemenangan Jokowi dalam pemilu.

Nama Dyah Kartika Rini pernah tercantum sebagai komisaris Danareksa pada 2015 atau setahun setelah Jokowi menang Pilpres 2014.

Advertisements

8. Rizal Mallarangeng

Rizal Mallarangeng ditunjuk sebagai komisaris PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau Telkom pada Juni 2020.

Adik Andi Mallarangeng pernah menjabat sebagai Koordinator Nasional Relawan Golkar Jokowi (Gojo) pada Pilpres 2019 lalu.

Advertisements

Gojo adalah sayap milik Partai Golkar sekaligus kelompok relawan yang sedari awal berada di barisan pendukung Jokowi .

Selain aktif lewat Gojo, Rizal Mallarangeng juga masuk dalam Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf.

9. Wawan Iriawan

Advertisements

Selain Rizal Mallarangeng, ada politisi lain dari partai pendukung pemerintah di jajaran kursi Komisaris Telkom.

Adalah Wawan Iriawan yang dikenal sebagai kader Partai Nasdem.

Wawan Iriawan ditunjuk sebagai Komisaris Independen Telkom.

Advertisements

Penunjukan politisi Nasdem sebagai Komisaris Telkom ini dilakukan bersamaan dengan Rizal Mallarangeng.

Di Partai NasDem, Wawan menjabat sebagai Sekretaris di Mahkamah Partai.

staf khusus menteri badan usaha milik negara (bumn) bidang komunikasi, arya sinulingga.
staf khusus menteri badan usaha milik negara (bumn) bidang komunikasi, arya sinulingga. (tribunnews/ho)

10. Arya Sinulingga

Advertisements

Selain Rizal Mallarangeng dan Wawan Iriawan, nama relawan Jokowi lainnya yang mengisi kursi Komisaris Telkom adalah Arya Sinulingga.

Penunjukan Arya Sinulingga sebagai Komisaris baru dilakukan pada Jumat (28/5/2021).

Sebelumnya, Arya Sinulingga juga tercatat sebagai Komisaris di PT Inalum sejak 29 November 2019 sehingga ia harus melepas jabatan ini.

Advertisements

Saat ini, Arya menjabat sebagai Staf Khusus Menteri BUMN yang pernah menjadi juru bicara tim kampanye Jokowi.

11. Abdee Slank

Penunjukan Abdee Slank sebagai Komisaris Independen Telkom bersamaan dengan Arya Sinulingga.

Advertisements

Saat Pilpres 2014, gitaris band Slank itu secara terang-terangan mengaku mendukung Jokowi.

Abdee Slank juga ikut menjadi inisiator Konser Salam 2 Jari: Menuju Kemenangan Jokowi-JK yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 2014.

Dukungan Abdee Slank pada sosok Jokowi pun terus berlanjut hingga Pilpres 2019.

Advertisements

Bersama Slank, mereka menggelar acara bertajuk Konser Putih Bersatu Menuju Kemenangan Indonesia Maju di GBK, Jakarta pada 13 April 2019.

12. Lukman Edy

Lukman Edy adalah politisi senior PKB yang ditunjuk sebagai Wakil Komisaris Utama PT Hutama Karya (Persero) sejak Juni 2020.

Advertisements

Di PKB, Lukman Edy pernah menjabat sebagai mantan Sekretaris Jenderal.

Selain itu, ia juga pernah menjadi anggota DPR untuk dua periode yakni pada periode 2009-2014 dan 2014-2019 dari dapil Riau.

Adapun jabatan eksekutif yang pernah ia pegang yaitu sebagai Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Tahun 2006-2009.

Advertisements

Pada Pilpres 2019, Lukman Edy sempat menjabat sebagai Direktur Saksi TKN Jokowi-Ma’ruf.

13. Kristia Budiyarto

Kristia Budiyarto atau yang karib disapa Kang Dede menjadi satu di antara relawan Jokowi yang diangkat menjadi komisaris.

Advertisements

Kang Dede diangkat sebagai Komisaris Independen PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT PELNI) pada November 2020.

Di media Twitter-nya yang telah bercentang biru, Kang Dede terbilang cukup aktif mencuit, baik menyosialisasikan program pemerintah maupun meng-counter berbagai isu negatif yang menyerang Jokowi.

Pada Pilpres 2019, Kang Dede mengorganisasi Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf untuk berperang di udara alias di media sosial.

Advertisements
ketua dpp partai nasdem irma suryani chaniago
ketua dpp partai nasdem irma suryani chaniago (tribunnews/fransiskus adhiyuda)

14. Irma Suryani Chaniago

Selama ini, Irma Suryani Chaniago dikenal sebagai politikus Partai Nasdem.

Ia juga dikenal sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019 yang cukup vokal.

Advertisements

Setelah tak lagi menjadi Senator, Irma Suryani Chaniago ditunjuk sebagai komisaris independen PT Pelindo I (Persero) sejak 20 April 2020.

Pada Pilpres 2019, Irma didapuk menjadi Anggota Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin.

15. M Arief Rosyid Hasan

Advertisements

Relawan Jokowi lainnya yang diangkat menjadi komisaris adalah M Arief Rosyid Hasan.

M Arief Rosyid Hasan ditunjuk sebagai Komisaris Independen di Bank Syariah Indonesia pada Desember 2020.

Bank Syariah Indonesia adalah hasil merger tiga bank syariah milik BUMN, yaitu PT BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT BNI Syariah.

Advertisements

Saat Pilpres 2019, M Arief Rosyid Hasan menduduki posisi sebagai Wakil Direktur Milenial TKN yang diketuai Erick Thohir.

16. Arif Budimanta

Arif Budimanta yang merupakan politikus PDIP ditunjuk sebagai komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada Februari 2020.

Advertisements

Sebelum menjadi komisaris, Arif Budimanta pernah menjadi staf khusus Jokowi pada November 2019.

Sebagai orang dekat Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri, namanya juga aktif sebagai Direktur Eksekutif the Megawati Institute.

Arif Budimanta sempat jadi juru bicara tim kampanye Jokowi.

Advertisements

17. Dwi Ria Latifa

Selain Arif, politisi PDIP yang ditunjuk sebagai komisaris pada bank pelat merah yaitu Dwi Ria Latifa.

Dwi Ria Latifa ditunjuk sebagai komisaris BRI pada Februari 2020.

Advertisements

Pada 2014-2019, ia pernah menjabat sebagai anggota DPR dan duduk sebagai anggota Komisi III.

Ia pun tercatat sebagai salah satu anggota dewan yang mengusulkan RUU Pengampunan Pajak.

Namun setelah itu, ia dipindahkan ke Komisi II DPR.

Advertisements

18. Zulnahar Usman

Bersamaan dengan Dwi Ria Latifa, politikus lain yang menduduki jabatan sebagai komisaris di BRI adalah Zulnahar Usman.

Zulnahar Usman ditunjuk sebagai Komisaris Independen di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Advertisements

Zulnahar Usman merupakan Bendara Umum Partai Hanura.

Selain sebagai Bendum Hanura, Zulhanar juga tercatat masuk dalam lingkaran pemerintah dengan masuk sebagai anggota Komite Ekonomi dan Industri (KEIN) 2016-2020.

Pada Pilpres 2019, dia sebelumnya pernah menjabat direktur logistik & APK dalam TKN Jokowi-Ma’ruf.

Advertisements

19. Mustar Bona Ventura

Mustar Bona Ventura adalah Komisaris PT Dahana, sebuah perusahaan BUMN di Subang yang bergerak di bidang bahan peledak.

Dalam catatan Dahana, Mustar Bona Ventura sudah menjabat Komisaris Dahana sejak 3 November 2015 atau setahun setelah Jokowi memenangi Pilpres 2014.

Advertisements

Dia merupakan pendiri dari Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), salah satu organisasi pengusung Jokowi di Pilpres.

20. Paiman Raharjo

Paiman Raharjo tercatat menjadi Komisaris Independen PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

Advertisements

PGN adalah bagian dari holding BUMN di bawah Pertamina.

Paiman Raharjo adalah Ketua Umum Sedulur Jokowi, salah satu relawan yang menyatakan dukungan dan melakukan upaya memenangkan Jokowi sebagai Presiden RI.

Dilihat dari laman resmi PGN, Paiman Raharjo sudah menjabat sebagai Komisaris PGN sejak tahun 2015.

Advertisements
staf khusus presiden ri joko widodo bidang hukum, dini shanti purwono, di kantor kementerian koordinator bidang politik hukum dan keamanan (kemenko polhukam) jakarta pusat pada rabu (4/12/2019).
staf khusus presiden ri joko widodo bidang hukum, dini shanti purwono, di kantor kementerian koordinator bidang politik hukum dan keamanan (kemenko polhukam) jakarta pusat pada rabu (4/12/2019). (tribunnews.com/ gita irawan)

21. Dini Shanti Purwono

Selain Paiman Raharjo, pendukung Jokowi saat Pilpres 2019 yakni Dini Shanti Purwono juga diangkat jadi Komisaris Independen PGN.

Selama ini, Dini Shanti Purwono dikenal sebagai Staf Khusus Jokowi.

Advertisements

Pada Pilpres 2019, kader PSI itu terpilih sebagai juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin.

Dini juga dipercaya menjadi salah satu pengacara yang membela Jokowi-Ma’ruf Amin untuk menghadapi sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

22. Budiman Sudjatmiko

Advertisements

Gagal lolos ke Senayan, Budiman Sudjatmiko ditunjuk sebagai komisaris independen PTPN V pada Januari 2021.

Penunjukan politikus PDIP itu disebut karena latar belakangnya yang erat dengan desa.

Selama ini, PTPN V kerap bersinggungan dengan masyarakat desa untuk program petani plasma.

Advertisements

Atas dasar itu, Budiman dianggap sosok yang tepat.

23. Wishnutama Kusubandio

Wishnutama Kusubandio terpilih sebagai Komisaris Utama di Telkomsel per Februari 2021.

Advertisements

Sebelumnya, Wishnutama Kusubandio menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Namun, ia terkena reshuffle dan digantikan oleh Sandiaga Uno.

Sumber: Tribunnews.com

Advertisements

Pos terkait