Dulu Ngaku Enggak Suka, Sekarang Jokowi Malah Kasih BLT, Warganet: Jilat Ludah Sendiri

jokowi sentil menkes hingga mentan karena masih sering impor 20220325 152330

Warganet membongkar rekam jejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Dalam sebuah postingan di media sosial Twitter, netizen menampilkan dua pernyataan Jokowi tentang BLT saat jadi Gubernur DKI Jakarta dan Presiden.

Bacaan Lainnya

Mereka menilai bahwa Jokowi tidak konsisten dengan pernyataannya karena saat jadi Gubernur DKI Jakarta, ia tidak suka dengan BLT.

Video perbandingan pernyataan Jokowi tersebut diunggah oleh salah satu warganet melalui akun Twitter @soeyoto1 pada Senin (4/4/2022).

Video itu diawali dengan pernyataan Jokowi yang tidak suka BLT saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Dari dulu memang paling tidak senang bantuan tunai. Kalau bisa bantuan itu diberikan untuk usaha-usaha produktif, usaha-usaha kecil, usaha rumah tangga yang produktif. Itu akan lebih baik,” ucap Jokowi dikutip Populis.id dari akun Twitter @soeyoto1 pada Selasa (5/4/2022).

Ia menegaskan, “Dari dulu saya enggak setuju BLT, entah yang ini yang balsem ini juga semuanya enggak.”

Setelah itu, diputar pernyataan Jokowi baru-baru ini yang menyebut bahwa pemerintah akan memberikan BLT untuk meringankan beban masyarakat.

“Untuk meringankan beban masyarakat, pemerintah akan memberikan BLT minyak goreng,” ujarnya.

Jokowi melanjutkan, “Bantuan itu akan diberikan kepada 20,5 juta keluarga yang termasuk dalam daftar bantuan pangan nontunai di BNT dan program keluarga harapan (PKH) serta 2,5 juta PKL yang berjualan makanan gorengan.”

Jokowi kemudian menyampaikan besaran jumlah BLT yang akan diberikan kepada para penerima bantuan.

“Adapun bantuan yang diberikan sebesar Rp100 ribu rupiah setiap bulannya. Pemerintah akan memberikan bantuan tersebut untuk tiga bulan sekaligus, yaitu April, Mei, dan Juni,” jelas Jokowi.

Sambil mengunggah video perbandingan pernyataan Jokowi tersebut, pemilik akun @soeyoto1 menulis, “Ternyata dulu waktu masih jadi Gubernur Pak Jokowi tidak suka BLT.”

Video itu kini sudah ditonton lebih dari lebih dari 85.000 kali dengan ratusan retweets dan likes.

“Sebetulnya dia selalu konsisten, kita saja yang kurang teliti. Dia selalu konsisten dengan jurus bolak-baliknya. Anda tinggal buka kamus dan mencari antonim dari perkataan beliau,” kata @samimorome***.

“Jilat ludah sendiri.. Manusia munafik ga punya malu.. Rai gedek Muka beton,” ujar @Ziffari_Z****.

“Ingin rasa mengeluh tapi tanda tak syukur, ingin rasa menangis tanda kalo bersedih,….Pakde ini juga MakhluqMu ya Alloh, namun begini amat presiden (ku),” pungkas @HasnaBer***.

“Beda orng itu… Pokoknya beda orng yg suka kaget, suka mengkritik pemerintah beda2 orng, ga suka import dan yg TTD import itu beda orng,” imbuh @matso***.

Salah satu netizen juga ada yang berkomentar hanya dengan mengunggah tangkapan layar artikel dari 2012 silam saat Jokowi menyebut bahwa program BLT tidak mendidik masyarakat.

Namun, ada warganet lain yang membalas dengan memintanya untuk tidak mengkritik program BLT pemerintah.

“Itu BLT buat PKL karena mereka pake minyak goreng buat daganganya. Sisanya diberikan kepada mereka yg sangat membutuhkan. Kl ga butuh, jgn nolak karena BLT bkn ditunjukan untuk anda,” tulis @dfirdiansy***.

 

Pos terkait